Senin, 04 Maret 2013

Tayangan Khazanah Trans 7 yang Diprotes

Khazanah adalah salah satu program di Trans 7 yang ditayangkan stripping dari Senin sampai Jum’at pkl 5.30 WIB. Konsep program ini berisi permasalahan maupun fakta seputar dunia Islam. Terus terang, saya tidak setiap hari menyaksikan program ini. Namun percayalah, buat Bloggers yang beragama Islam, tayangan ini wajib ditonton. Selain konsepnya menarik, tidak sekadar tausyiah yang kebanyakan televisi lakukan, tetapi topik dan kemasasannya sangat menarik.

Namun, setelah episode tanggal 12 April 2013 ditayangkan, sebagian umat Muslim gerah. Mereka menuduh Khazanah +KhazanahTrans7 (Official)  tidak digarap dengan serius. Produser program ini tidak memperhatikan validitas konten tayangan, tetapi hanya berpikir tayangan itu menarik pemirsa. Bahkan situs Thariqat Sarkubiyah via situsnya www.sarkub.commemprovokasi agar umat Islam di Indonesia secara serentak tidak lagi menonton tayangan Khazanah di Trans 7.

Ayo bergerak bersatu! Kirimkan pengaduan terkait acara KHAZANAH TRANS 7 yang meresahkan, langsung diadukan pengaduannya ke www.kpi.go.id dan via SMS KPI ke nomor….

Apa sebenarnya isi tayangan Khazanah 12 April 2013 itu sehingga diprotes? Ternyata episode pagi itu menjelaskan tentang macam-macam sholawat yang diamalkan oleh umat Islam. Tim riset Khazanah mendapatkan fakta, bahwa sholawat merupakan bid’ah yang diliputi khurafat dan takhayul yang sesat, karena tidak sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Tambah Khazanah yang diucapkan melalui voice over (VO), sholawat yang dibaca dalam khasidah-khasidah apalagi dengan iringan rebana dan goyangan badan orang-orang yang bersholawat, adalah bid’ah dlolalah yang potensial musyrik.

Bloggers, sekadar info, bahwa terdapat sejumlah tim Ustaz yang berada di belakang program tersebut. Menurut tim Khazanah, episode tentang sholawat bukan melarang umat Islam untuk bersholawat kepada Rasulullah SAW. Sebab, sholawat terkandung dalam surat Al-Ahzab ayat 56, yakni:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

Menurut Ustaz Taufiqurrahman, sholawat badar itu karya para tabi’iin atau ulama setelah Rasulullah SAW. “Karena ungkapan ekspresi kecintaan mereka pada Rasulullah SAW,” ujar Ustaz yang biasa mengisi acara di Suara Anak Negeri di JakTV ini. “Al-Qur’an dan hadist memerintahkan dan menganjurkan pada kita untuk memperbanyak sholawat, hanya memang sholawat badar bukan bersumber dari Rasulullah SAW.”

Namun, menurut tim Khazanah, yang dikritisi adalah sholawat yang berlebihan. 

Sholawat Badar, kata Ustaz Haikal Hassan, adalah karya anak negeri alias hanya ada di Indonesia ini. Sholawat ini muncul sekitar tahun 1960-an. Sejarah mencatat hal ini, meski banyak yang menutup-nutupi dan menolak sebagai hasil karya ulama Indonesia, tetapi itulah fakta. Yang dipersoalkan sesungguhnya adalah sholawat dengan cara-cara yang berlebihan.
“Bakalan banyak ‘ulama kemenyan’ yang kehilangan job, kuburan bakal sepi pengunjung (jika sholawat dengan cara-cara mereka dikatakan bid’ah),” komentar salah penggemar program Khazanah, yang penulis kutip dari situs www.sarkub.comtertanggal 12 April 2013.

Agar supaya umat Islam kembali kepada perintah Allah swt dan ajaran Rasulullah SAW agar tidak berlebihan, Ustaz Fahmi Salim Zubair, MA mengirimkan himbauan kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk terus mendukung program Khazanah yang menguliti aktivitas syirik akbar. Pagi ini, Ustaz Fahmi mengirimkan broadcast massage ke Blackberry saya. Ini dia pesannya:

Yth Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Kami mendukung program Khazanah di Trans7 sebagai bentuk pencerahan dan edukasi bagi masyarakat awam yang selama ini mudah tertipu oleh trik-trik dan penampilan yang menyesatkan.”

Sang Ustadz sempat menghimbau seluruh umat Islam, yang mendukung Khazanah sebagai program pencerahan Islam, untuk mengirimkan SMS ke KPI di no: 0812-1307000.