Dialah Dea, wanita muda yang sesungguhnya berfitrah sebagai seorang pria, tetapi sudah berubah wujud dan kelamin menjadi seorang wanita cantik. Kini “bebas merdeka” mengkampanyekan dirinya the real woman, karena seorang Hakim telah mengabulkan permohonannya.
Dea Wardani di Kabar Petang tvOne.
Dea yang bernama asli Agus Wardoyo.Setelah hakim mengabulkan, kini Agus sudah resmi menyandang nama Dea. Bukan Dea Ananda atau Dea Mirela, melainkan Dea Wardani. Dokter yang merubah onderdil Agus adalah Prof. DR. Djohansyah Marzoeki yang konon juga sempat melakukan transeksual pada Dorce.
Transeksual atau operasi pergantian kelamin terjadi gara-gara seorang pria merasa nggak pas menjadi seorang laki. Ia lebih pas menjadi seorang wanita, karena setiap kali melihat pria, hatinya tertarik ketimbang melihat wanita. Oleh karena itu, daripada setengah-setengah dianggap waria –karena waria biasanya masih membiarkan penisnya berada di tubuhnya dan terkadang payudara pun masih palsu-, mending melakukan transeksual sekali.
Dokter yang konon menangangi Agus melakukan transeksual menjadi Dea. Konon dokter ini pula yang mempermak Dorce.
Transeksual yang dilakukan pria adalah membuang penis dan testis dan diganti dengan vulva palsu, dimana dilakukan tanpa perangkat lain, yakni tanpa rahim, ovarium, dan tuba fallopi. Vulva palsu ini tentu tidak dapat menggantikan vulva alami. Oleh karena itu pria yang melakukan transeksual nggak akan bisa hamil, karena gennya tetap pria, jenisnya tetap saja pria. Nggak bisa diubah-ubah. Kalo bahasa Betawi: memang dari sononya sudah pria.
Sore itu Dea hadir di studio tvOne di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur. Dengan dipandu sang Presenter acara Apa Kabar Petang, Dea mengungkap mengenai dirinya.
all photos copyright by Brillianto K. Jaya
29 komentar:
Salut bung.....,mengapa masih ada orang yang pikirannnya dangkal,apakah dia(Dea/Agus Wardoyo)tidak berkonsultasi dengan orang yang tau akan larangan TRASEKSUAL?.Naudzubillah suma Naudzubillah..,
Semoga kita semua,akan selalu diberikan jalan yang lurus oleh Alloh.
Amin ya Rabbil alamin! Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah!
manusia dilahirkan dengan kromosom x dan y.
kromosom xy = pria
kromosom xx = wanita
(untuk ukuran normal)
ada juga manusia yang terlahir dengan kromosom xxy ataupun susunan yang lainnya
mreka adalah wanita super (ce iya, co iya) dan hermaprodit (ce yang punya kelamin co dan co yang punya kelamin ce seperti buah dada).
nah, bagi mereka yang berbeda ini menurut kalian mesti gimana?
coba berfikir dari 2 sisi mata angin.
kalau dari segi agama, memang HARAM bagi yang NORMAL (normal dalam artian fitrahnya hakiki namun ada bentrokan psikologis)
apa hukumnya bagi yang terlahir dengan kelainan kromosom dan hormon ganda (punya hormon testosteron dan esterogen dalam satu individu)?
apakkah mereka didiamkan? atau diobati? ataukah kita kucilkan karena ketidaknormalan genetik?
ap yg dia lakuin itu slah
sama aj dia tdk mnsyukuri dgn ap yg telah allah brikan kpadanya...sbnernya kodrat yg derikan allah adlah anugerah yg trindah bg dri kta sndiri krn kt sdh dcptakn dgn smprna..
dn ddlm agama pn sgt mghramkan yg namanya transeksual..
smga dia diberi jalan yg lurus.......
tanda orang-orang yang tidak bersyukur...
apa guna hukum di indonesia kalau hukum allah yang sudah jelas adanya.. cepat2lah bertobat kau anak muda..
saya yakin jika dea dlm keadaan psikis seperti kebanyakan pun tidak mau dia melakukan itu, itu bukn salah dea secra psikis, karena Tuhanlah yg telah memberinya seperti itu, bahkan agama pun tak bisa menjelaskan secara biologis,...jk dg seperti itu ia mampu berbuat lebih banyak kebajikan dibandingkan kalian yg normal (layaknya pelacur yg menyelamatkan anjing yg kehausan dlm kisah Al-Qur'an) saya yakin Tuhan maha adil, dan pasti akn memuliakannya,...ingat ini bukn persoalan hitam putihny dunia,..
Jika sudah kehendakNya, maka terjadilah...kenapa sih ribut, kalau yang diatas ga berkendak ya ga mungkin berhasil operasinya, dan ga mungkin orang ini sampai berpikiran kesana,
cantik dan amoy juga, makin banyak aja saingan wanita asli. :lol:
Wempi pernah punya teman sekolah seperti ini, secara psikis dia cewek sacara fisik dia cowok.
dia pernah menyampaikan keinginannya untuk sembuh, kalau penyakit warianya itu ada pada tangan dia rela memotong tangannya supaya bisa sembuh, tapi ini psikis ada diseluruh badan entah dimana tempatnya, apapun yang dia lakukan akan selalu mengarah kesifat wanita secara spontan tanpa dibuat-buat.
kita yang normal hanya bisa menjudge tapi apa yang mesti mereka lakukan kita tidak pernah bantu.
Kita yang normal yakin transeksual haram, tapi please... lakukanlah sesuatu jangan cuma menghakimi dan membiarkan mereka dalam kebingungan gender atau lebih baik diam.
yang ini lebih cakep dari Dorce. yang penting jangan malu2in jha..
kalau dalam jehidupannya berbuat Sosial , menurut gw yha oke2 lha.. [ edetik.com ]
Emang apa gak takut dosa tu orang sama aja mencela ciptaan Tuhan, slm kenal dari q n jgn lupa mampir jg ya
hm, jgn liat buku hanya dr sampulnya. . . jgn menghakimi org tanpa tau duduk permasalahan yg sebenarnya.. urusan dosa hanya Tuhan yg berhak mempunyai penilaian. Yg menghujat nggak pernah aja ngalamin dilema yg sama dengan Dea or Dorce. Drpd saling hujat mending bercermin dgn diri sendiri apakah benar kita lebih baik dr Dea or Dorce??
wah..maslah ini bukan masalah sepele..sulit banget lho..so kalo ga ngerasain jgn asal nge judge aja...apapun dalilnya..gue termasuk orng yg pngin mjd wanita,so gue jd ngerasain appa yg dea rasain..tp alhamdulillah gw masih diberi kekuatan oleh ALLOH untuk tetap mjd pria..dan semoga seumur hidup gw..gue ngehargain yg dea lakukan..bt transeksual yg lain cobalah berpikir lebih jernih..bnyaklah membaca..belajrlah agama..karena itu semua bisa mereduksi kecendungan keinginan mjd wanita..lakukan kgiatan2 yg memicu hormon laki2 kalian..bt msyrkt..jgn asal mencaci..berilah solusi..itu saya kira lebih progresif...
saya setuju dngan beberapa pendapat yang "jangan men-judge" dea...memang gampang hanya menilai persoalan ini hanya dari persepsi kita yang "normal" tapi coba kita berdiri di posisi dia, pasti pus ing juga!semua orang mencaci tanpa memberi solusi, semua orang yang menuding itu tidak benar cba bertanya pada dirinya "apakah saya sudah membantunya?" inilah mental orang2 indonesia hanya mau nggunggulin diri sendiri...orang lain dianggap gak bener, sendiri belum tetntu bener...padahal diri sendiri belum tetntu benar...duh serem jadinya...kapan kita membantunya seperti kita bantu bu prita?
emank gua pikirin,,gitu aja kok repot!!
yach sebenarnya sich saya juga nggak setuju adanya TRANSEKSUAl !namun kita kan tahu kalo pun dia nggap operasi masih sama aja kan susuatu peruabahn itu ada dalam drinya atau dgn kata lain secara psikis dia itu wanita , so apa salahnya kalo DEA ngelakuin itu , emang sich ada agama yang melarang dengan berbagai macam alasan tapi kan meskipun dia nggak operasi juga masih tetap adja dianya suka sama cowok , so lebih baik adja dia operasi agar dia merasa lega , daripada dia terus saja tersiksa dengan PSIKIsnhya itu !!!!
DEA Kita semua dukung kamu kok !!!!
kita itu manusia yang sekarang hidup diera globalosasi so, kita boleh menjadi apa saja selama kita masih mau , manun jangan lupa adja syukur sama TUHAN YANG MAHA ESA / pada ALLAH ...atas rahmatnya !!!BRAVA DEA WARDANI
Penulis harusnya ngerti Fakta nya..dea itu hermafrodit..bukan asal ganti kelamin..
Coba deh Anda ditakdirkan punya 2kelamin..apakah Anda Dosa jika Anda memilih salah satu kelamin yg dominan ada di dalam diri Anda??permasalahan Dosa adalah ketentuan Tuhan..bukan kita yg menentukan...
Hai. Sy ingin mnjwab yg X & Y tadi. didunia ini mmang gk ada yg gk mngkin. pasti ad yg normal, ad yg nggak. bahwa manusia itu diciptakan sbg laki-laki dan perempuan adl suatu kodrat/fitrahnya. Stiap manusia memiliki "brain sex" Nah, kmbali ke kasus.
Co=XY
Ce=XX
ksimpulannya, X pasti cewe,, tapi kalau ad Y, maka pasti lelaki. misal pada Klinefelter,, punya dua-duanya (penis dan vagina), lihat perkembangannya cenderung kemana. klo ke laki2 yaudah, tetapkan laki2. klo perempuan, tetapkan perempuan toh dy punya 22nya kan, tnggal tentukan kecenderungannya.
Kalau Waria,, jelas2 mrk sejak lahir sudah ditentukan (krn memiliki satu alat kelamin yg pasti) so, haram hukumnya.
Untuk orang2 yg kurang hormon, misalnya testosteronnya kurang atau estrogen atau tidak memiliki rahim dsb. mrk tetap dpt dipastikan (wanita/pria) misalnya, wanita besuami tdk memiliki rahim (ketertarikannya pada pria, didukung oleh alat reproduksi lainny dlm hal ini payudaranya) hanya saja dy memiliki kelainan seperti itu. Wlwpun gk punya rahim, tp tetaplah klo di tes DNA, jawabnya XY atau XX. semuanya sudah diatur bro.
Smoga dpt membantu. thanks.
Nambahin, trus bisa juga cek estrogen ma testosteron. manusia normalnya punya semua. liat aja yg lebih dominan yg mana.
Prasaan/batin sbg cewe/cowo adl bisikan dr setan. coba deh buka Quran. nih saya ada referensinya.
An-Naml ayat 54-55
Asy-Syuara ayat 165-166
Ar-Ruum ayat 21 & 30
Ath-Thalaq ayat 2 (sesungguhnya klo kta mw berusaha dijalanNya, maka Allah akan beri jalan) jadi, harus berupaya semaksimal mungkin utk menghilangkan bisikan2 hati itu, perkuatlah agama dan ilmu pengetahuan. misal, Klinefelter Syndrome itu, 47,XXY, testis kecil, gak berbulu, tp dada membesar, itu terjadi pada "LAKI2" jelas kan tuh gendernya.
Slmt blajar.
Mungki
Masalah ini memang cukup kompleks, di satu sisi memang sesungguhnya dapat dipahami bahwa sangat sulit sekali untuk menghindari perasaan atau sifat yang dominan. Namun bagaimanapun juga saya percaya jika kita sebagai makhluk ciptaan-Nya sesungguhnya diberi kemampuan untuk mengendalikan perasaan kita sendiri. Jika merasa tak mampu untuk mengendalikannya, maka saya rasa pendekatan diri kepada Sang Pencipta adalah jawabannya. Selanjutnya, biarlah jadi tanggung jawab manusia tersebut di hadapan Pencipta-Nya...
Buat Blog
Orang-orang yang mengubah alat kelaminnya dan orang- laki-laki yang bertingkah wanita atau sebaliknya sebaiknya di bawa keatas bukit kemudian lemparkan. sungguh orang sangat tolol sekali komentator diatas yang mengatakan bahwa perubahan kelamin itu kehendak dari Allah. semoga ia bertobat kepada Allah jika tidak semoga adzab disegerakan kepadanya.
waduh dimana to kalian ini kok belum paham benar dimana dengan ajaran agama islam (bagi yg koment pemeluk agama islam) kan udah jelas larangan2nya, yang membela dorce dan sejenisnya aku yakin dia belum tau benar tentang ajaran islam yang murni sesuai dengan al-qur'an dan as sunnah ya dimaklumi aja,....(pesan untuk yang membela dorce dn dll belajarlah ilmu agama lagi ya) ....
komentar "jake" menurut saya cukup lengkap.. lebih baik pada baca dengan cermat komentarnya si jake dan pahamin isinya..terutama buat 2 komentator sebelum ini..dan komentator2 yang cuma MENYALAH-NYALAHKAN..
kalo dari lahir udah berkelamin ganda ya bukan TRANSEKSUAL namanya...
kalo seorang manusia jelas-jelas berkelamin laki-laki dan hormon juga laki-laki lalu dengan sengaja mengganti kelamin jadi kelamin perempuan baru itu namanya transeksual / transgender.
tapi, perlu diperhatikan...
buat yang gak pernah ngalamin susahnya punya kecenderungan untuk hal yang seperti ini, lebih baik hati-hati bila berkomentar....
transeksual ini memang DILARANG AGAMA, saya setuju...
tapi teman-teman perlu melihat lebih dalam lagi..karena ini bukan hanya sekedar permasalahan dosa atau tidak dosa..bukan sekedar menilai salah atau tidak salah...
Apakah seseorang yang saat ini berperilaku benar dapat menjamin dirinya akan benar terus??
sebaliknya apakah seseorang yang saat ini masih salah tidak akan pernah bisa menjadi BENAR?
Jadi hati-hati jika menyalahkan seseorang, kalo memang dia salah, ya berikan solusi, jangan cuma menyalahkan...
pahami aturan agama dari "alasan-alasannya", bukan cuma ditelan mentah-mentah aturannya...
karena dari alasan-alasan itulah kita merasakan kasih dan sayang Tuhan (aturan dibuat karena kasih sayang) dan mendorong kita untuk bisa bersikap lebih bijaksana...
walaupun saya seorang wanita, saya tahu penderitaan seorang teman laki-laki yang mempunyai kecenderungan untuk "ingin menjadi perempuan" padahal dia tahu bahwa itu menyalahi kodratnya...
berbagai cara dia tempuh mati-matian untuk kembali kepada kodratnya....
jadi, tolong jangan hanya menyalahkan,apalagi membenci tapi berilah solusi yang bijaksana...kalo hanya sekedar manyalahkan..bocah yang baru bisa baca Al-qur'an juga mudah melakukannya....
Kita sendiri yang menentukan apakah jalan yang kita ambil dalam hidup itu lurus atau tidak....
Kalian tahu? mereka yang kalian anggap 'tidak lurus jalannya' atau sesat, sebenarnya juga tidak menginginkan ini terjadi...
Memang siapa yang ingin sesat???
Berikanlah cinta dan kasih sayang kalian untuk menghadapi yang salah..
jangan malah dibenci dan dihujat...
Sadarkah bahwa kita tidak ada dalam latar belakang yang sama dengan mereka?? lingkungan dan faktor-faktor yang mendukung mereka untuk berbuat seperti itu pun mungkin kita tidak memahami dengan baik...maka hati-hatilah untuk sekedar menyalahkan..mana cinta dan kasih kita jika kita hanya mampu membenci dan menyalahkan???
Bukankah Tuhan yang kita sembah itu Maha Pengasih dan Penyayang...
Ar Rahman.. Ar Rahim..
dan juga Maha Bijaksana...
terimakasih...
Masalah transexual memang masih kontrofersi sampai kini tidak hanya di Indonesia saja tapi bahkan di seluruh dunia. Rasanya kalau hanya mengacu dari ajaran agama saja tentu akan banyak yang menyebutkan kalau hal ini adalah bertentangan/salah... Akan tetapi ini menyangkut individu yang 'tidak biasa' yang terlahir dengan kondisi (bisa fisik atau psikis) berbeda dari yang seharusnya. Itu artinya bahwa kondisi ini adalah juga pemberian dari Sang Pencipta. Selanjutnya mungkin yang mendorong orang tsb nekat untuk 'berubah' adalah adanya kecenderungan penolakan dari lingkungan (orang sekitar bahkan keluarganya sendiri) terhadap kondisinya yang harus dia pikul seorang diri (karena tidak banyak orang yang mau memahami) seumur hidupnya... kebayang kan betapa sungguh menderitanya orang ini. Pastinya Sang Pencipta yang maha adil dan bijaksana juga tidak akan menyamaratakan dengan kondisi orang kebanyakan... Sejauh yang bersangkutan setelah menjalani 'perubahan' bisa lebih nyaman dalam menjalani hidupnya dan malahan bisa berbuat yang positif dan bermanfaat bagi orang lain serta tidak secara terbuka melanggar norma2 yg berlaku pada umumnya rasanya kok tidak ada masalah, daripada orang yang merasa normal tapi hanya bisa mencela tanpa berbuat sesuatu yang positif... Kalau masalah dosa biarlah menjadi urusan eksklusif yang bersangkutan dengan Sang Pencipta dan bukan hak siapapun untuk menghakiminya..
Aku cuma mo bilang, lebih baik Dea yang memelih menjadi seorang transeksual & sadar akan konsekuaensinya, daripada orang2 yang melakukan kekerasan & diskriminasi atas nama agama! Dea & kaumnya (LGBT) memang minoritas tapi mereka bangga akan keminoritasan mereka. Mereka menjalani hidup mereka dengan melakukan hal2 yg berguna bagi diri mereka & orang2 di sekita mereka, tanpa mengusik kehidupan orang2 yang menamakan diri mereka hetero, seperti kalian yang hanya tau mengutuki!
“Lebih Baik Terasing Daripada Hidup Dalam Kemunafikan”
(Soe Hok Gie)
Posting Komentar